Penulis: Hanip/SejukMedia
Bunyi “Kletek-Kletek” dari kolong mobil bukan hal yang bisa diabaikan. Ini sinyal bahwa ada komponen kaki-kaki yang mulai aus atau longgar. Semakin lama dibiarkan, semakin besar risiko kerusakan yang menjalar ke komponen lain.
Kapan Bunyi Kletek-Kletek Muncul?
Mengenali polanya penting untuk diagnosa yang tepat. Bunyi yang muncul saat jalan pelan di jalan yang rusak biasanya berasal dari link stabilizer atau bushing arm yang sudah aus. Sedangkan saat belok pelan atau parkir, penyebabnya sering berkaitan dengan CV joint atau tie rod yang mulai oblak. Jika sumbernya dari sisi depan, kemungkinan besar bermasalah di ball joint, tie rod, atau CV joint. Sementara itu, bunyi dari sisi belakang bisanya berasal dari shock absorber atau bushing arm belakang. Perlu diwaspadai juga jika bunyi makin keras saat mobil penuh muatan, itu tanda suspensi sudah mulai melemah.
Catat polanya sebelum ke bengkel agar teknisi bisa diagnosa lebih cepat.
7 Penyebab Kaki Kaki Mobil Bunyi Kletek Kletek
1. Link Stabilizer Aus
Link stabilizer menjaga keseimbangan kiri-kanan saat menikung. Ketika ball joint diujungnya aus dan longgar, bunyi kletek muncul setiap kali suspensi bergerak, terutama di jalan bergelombang.
2. Bushing Arm Rusak
Bushing adalah bantalan karet di lower arm yang meredam getaran. Seiring usia dan kondisi jalan jelek, bushing mengeras, retak, atau robek. Hasilnya logam berbenturan langsung dan menghasilkan bunyi kletek.
3. Ball Joint Longgar
Ball joint bekerja seperti sendi yang menghubungkan roda ke suspensi. Saat mulai aus, bunyi kletek muncul saat jalan bergelombang atau saat setir dibelokkan. Ini penyebab paling umum dari keluhan kaki yg mobil bunyi kletek kletek.
4. Tie Rod End Oblak
Tie rod menghubungkan power steering dengan roda. Ketika ball joint di tie rod end aus, setir terasa tidak presisi dan ada bunyi kletek saat setir digerakan pelan.
5. Shock Absorber Lemah atau Bocor
Shock yang melemah membuat suspensi bekerja berlebihan. Bunyi yang dihasilkan lebih ke “duk-duk” atau “blong”, tapi ketika mounting shock juga bermasalah, bunyi kletek ikut muncul.
6. CV Joint / Boot Axle Kering
Khusus mobil FWD (Avanza, Xenia, Jazz, Brio, dll). Boot axle adalah pelindung karet CV joint. Ketika boot robek, pelumas keluar, CV joint kering, dan menghasilkan bunyi kletek khas, terutama saat belok dengan sudut setir maksimum
7. Baut Atau Mounting Longgar
Baut pengikat arm atau mounting shock kendur akibat getaran berulang bisa menimbulkan bunyi kletek saat jalan rusak. Ini penyebab paling sederhana, tapi kalau dibiarkan, lubang ulirnya bisa rusak.
Ciri Lain yang Perlu Diwaspadai

Selain bunyi, ada beberapa tanda lain yang perlu di perhatikan. Setir yang terasa longgar atau tidak presisi bisa menjadi gejala awal, begitu juga mobil yang cenderung menarik ke satu sisi saat jalan lurus. Selain itu, waspadai jika mobil terasa limbung saat menikung atau ban aus tidak merata di satu sisi. Bahkan getaran di setir atau pedal pada kecepatan tertentu juga bisa menjadi petunjuk bahwa ada komponen kaki-kaki yang bermasalah.
Jika dua atau lebih tanda diatas muncul bersamaan, segera bawa mobil ke bengkel.
Cara Cek Sebelum ke Bengkel
- Catat kapan dan dari mana muncul bunyinya.
- Cek visual area poros dan roda depan, ada grease hitam atau boot robek?
- Minta bantuan orang lain gerakkan setir kiri dan kanan dengan mesin mati, rasakkan kelonggaran di area kemudi
Jangan Tunda
Kaki kaki mobil saat bunyi kletek kletek bukan sekedar gangguan suara. Ini tanda komponen sudah meminta perhatian. Semakin cepat ditangani, semakin ringan perbaikannya.
Gunakan bengkelmobilterdekat.id untuk menemukan bengkel mobil terpercaya.


